
Insektisida
Dipel SC
Bahan aktif: Bacillus thuringiensis subsp. kurstaki strain ABTS-351, 8,1 x 10^7 cfu/ml
Dipel SC satu-satunya insektisida biologi dengan 4 varian racun kristal dalam formulasi cair – oil based di Indonesia, mudah larut dalam pencampuran dan aplikasi. Efektif untuk pengendalian UPBKS (Tirathaba sp) dan hama ulat lainnya di perkebunan kelapa sawit. Dipel SC terbukti aman terhadap Elaeidobius camerunicus dan serangga bermanfaat sehingga meningkatkan potensi produksi.
Gunakan produk sesuai label resmi, dosis, tanaman sasaran, dan ketentuan keselamatan yang berlaku. Hubungi tim PT Kiat Putra Utama untuk memastikan ketersediaan serta informasi produk terbaru.
Keunggulan Produk
- Efektif mengendalikan hama sasaran (ulat) Aman bagi musuh alami hama
- Aman bagi serangga penyerbuk (Elaeidobius kamerunicus)
- Melindungi tandan buah dan pelepah kelapa sawitsecara sempurna dari serangan hama sasaran
- Merupakan insektisida yang sesuai dengan prinsip ISPO/RSPO
- Formulasi cari “oil based” mudah dalam aplikasi ( mudah larut dan tidak menyumbat nozzle) mampu masuk ke sela tandan untuk pengendalian Tirathaba
- DiPel SC memiliki 4 varian racun Kristal (multiple toxin) handal dalam mengendalikan hama serta mengurangi resiko resisten
Target Pengendalian
| Tanaman/Kebutuhan | Gulma, Hama, atau Penyakit | Dosis |
|---|---|---|
| Kelapa Sawit | Ulat Api (Setothosea asigna) | 350 – 500 ml/ha |
| Kelapa Sawit | Ulat Kantong (Metisa plana) | 500 – 700 ml/ha |
| Kelapa Sawit | Penggerek Buah | 125 – 250 ml/ha |
| Kelapa Sawit | Tirathaba rufivena | 250 – 500 ml/ha |
